Powered By Blogger

Minggu, 15 Desember 2013

Conversi Antara CNG dan Bahan bakar lainya


Sekarang kita akan membahas bagaimana konversi antara CNG dan Bahan Bakar lainya seperti LPG,SOLAR,BENSIN.
 Sebelum kita mengkonversi bahan bakar tersebut kita harus mengenal dulu satuan dan nilai kalor yang ada dalam bahan bakar tersebut,
Oke sedikit pengetahuan tentang satuan yang ada dalam penghitungan Natural Gas atau CNG

MMSCFD adalah singkatan dari Million Standard Cubic Feet per Day (gas) atau Juta Standar Kaki Kubik per Hari (gas).
M adalah 1.000 (seribu) jika digunakan dalam hubungan dengan satuan SCF atau BTU.
MM adalah 1.000.000 (satu juta) jika digunakan dalam hubungan dengan satuan SCF atau BTU.
STANDARD CUBIC FOOT atau SCF adalah sejumlah gas yang diperlukan untuk mengisi ruangan 1 (satu) kaki kubik, dengan tekanan sebesar 14,73 psi (empatbelas dan tujuh tiga per sepuluh pound per square inch) atau 14,696 psi (empatbelas dan enam sembilan enam per seratus pound per square inch) dan pada temperatur 60° F (enampuluh derajat Fahrenheit) dalam kondisi kering
Pengukuran yang berhubungan adalah MMSCMD singkatan dari Million Standard Cubic Meters per Day (of gas).
  
Dalam industri gas alam untuk ukuran satuan yang digunakan adalah MMCF dan MMBTU.
Lewat tulisan kecil ini, semoga bisa menambah pemahaman kita akan makna dari huruf dan angka tersebut.
Kita mulai dari huruf M, huruf ini dari lambang bilangan Romawi yang artinya adalah 1000, berarti MM disini adalah 1000x1000 = 1.000.000.
BTU = British Thermal Unit, adalah satuan energi atau panas. Konversi ke satuan energi lainnya, LNG memang dihitung berdasarkan nilai panas atau energi-nya, hal tersebut dituliskan dengan satuan BTU diatas.
Kapasitas pengolahan crude oil atau Minyak Mentah umumnya juga menggunakan satuan-satuan tersebut, suatu contoh, kapasitas pengolahan Kilang Refinery Balongan 187 MBSD, itu adalah 187 Ribu Barrel Stream Day.
Dalam Industri Minyak Bumi memang menggunakan satuan-satuan yang beda dan tidak biasa dipergunakan dalam industri lain.
Huruf "M" dalam Industri Perminyakan Internasional tidak berarti Million atau Mega, tapi "M" disini adalah bahasa Romawi yang mempunyai arti Seribu (thousand).
Jadi, dalam industri Minyak dan Gas Bumi untuk menyatakan Satu Juta (1.000.000) ditulis dengan huruf "MM".
Sedangkan untuk menyatakan Milyar dengan "MMM" atau bisa juga dengan huruf "B" (Billion).

Jadi di dalam Industri Minyak dan Gas Bumi arti dari :
MBTU = Seribu British Thermal Unit.
MMBTU= Juta British Thermal Unit.
BBTU = Milyar British Thermal Unit.

Unit Trading 
 
-. Unit trading in CNG are m3 ( Volume)
  *. 1 M3 = 0.00003531 MMSCF (Volume)
  *. 1 MMSCF = 28,320.5 M3 (Volume)
Correlation between energy and volume
-. Energy (BTU) = Volume (SCF) x Gross Heating Value (BTU/SCF)
-. Energy (MMBTU) = Volume (MMSCF) x Gross Heating Value (MMBTU/MMSCF)
  if GHV = 1000 (MMBTU/MMSCF)
  then 1 MMSCF = 1000 MMBTU
  then 1 BBTU = 1000 MMBTU
  then 1 MMSCF = 1 BBTU
  then 1 MMBTU = 28.3205 M3
karena dari setiap bahan bakar memiliki nilai panas (value calor) berikut tabel nilai panas dari setiap bahan bakar yang ada 

 CONVERTION SOLAR WITH CNG
 
For example :
If the diesel fuel / solar consumption of PT.A are 500,000 l / month
Conversion
1 litre diesel fuel /solar = (1 litre x 9,063 kkal/l) / 8,988 kkal/m3
I litre diesel fuel / solar = 1.008 m3 ( Natural Gas / CNG )
500,000 litres diesel fuel / solar = 504,172 m3 ( Natural Gas / CNG )
Then
Cost for solar cunsumption of PT. A = 500,000 ( l/month) x IDR 11,448.45
= IDR 5,724,225,000
If we use Natural Gas / CNG :
cost for consumption of PT. A = 504,172 m3 x ( USD 18/mmbtu) x ( 1/28.3205
(mmbtu/m3)
= USD 320,442.65
= IDR 3,524,869,150 ( assumption, 1 USD = IDR 11,000 )
So, savings are IDR 2,199,355,850 / month

 CONVERTION LPG WITH CNG
 
For example :
If the diesel LPG consumption of PT.A are 250Kg / Day
Conversion
1 Kg = (1 Kgx 11.2 kkal/Kg) / 8,988 kkal/m3
I Kg LPG = 1.25 m3 ( Natural Gas / CNG )
250Kg LPG = 250 * 1.25 m3 = 311.46 m3 ( Natural Gas / CNG )
Then
Cost for LPG cunsumption
If LPG 50Kg/tube price = IDR 700,000
PT. A =( 250 ( Kg/Day) / 5 ) *IDR 700,000 = 3,500,000
If we use Natural Gas / CNG :
cost for consumption of PT. A = 311.46 m3 x ( USD 18/mmbtu) x ( 1/28.3205
(mmbtu/m3)
= USD 197.96
= IDR 197.96 * 11,000 =IDR 2,177,542 ( assumption, 1 USD = IDR 11,000 )
So , Saving are IDR 3,500,000 – 2,177,542 = 1,322,458 / Day IF comsumption
LPG 250Kg/Day


No.  Fuel  Calories Value  Unit 
1 Natural Gas  8.988 kkal/m3 
2 Diesel Fuel / Solar  9.063 kkal/l 
3 LPG  11.2 Kkal/kg 
4 IDO  9.27 Kkal/l 
5 Kerosene  8.84 Kkal/l 
6 Coal  6 Kkal/kg 

Pengetahuan dan aplikasi CNG dalam dunia industri Khusus nya di BATAM

Sebelum kita membicarakan CNG sebaiknya kita mengenal dahulu tentang GAS ALAM karena gas alam ini adalah bahan utama pembuatan CNG tersebut,
Gas Alam sering disebut juga Gas Bumi, bahan bakar fosil berbentuk Gas yang komposisi utamanya adalah Metana (CH4), Natural Gas ( Gas Alam) ini dapat di temukan diladang minyak bumi,batubara,
ketika Gas yang kaya dengan kandungan methana ini diproduksi melalui pembusukan bakteri anaerobik dari bahan-bahan organik selain dari pada fosil maka disebut dengan Biogas.

Komposisi Gas Alam
komponen utama Gas Alam adalah metana (CH4) yang merupakan molekul hidrocarbon rantai terpendek dan teringan, Gas Alam juga memiliki molekul-molekul hidrocarbon yang lebih berat seperti etana, butana, propana selain gas-gas yang mengandung sulfur (belerang), Gas alam juga merupakan sumber utama dari Gas Helium
Metana adalah Gas rumah kaca yang bisa membuat pemanasan Global ketika terlepas ke atmosfer
Metana sendiri merupakan komposisi utama dari Gas Alam tersebut yang memiliki kandungan sekitar 85%-90% dari kandungan Gas Alam

Sekarang kita membahas tentang CNG apa sih CNG tersebut ?

CNG ( Compress Natural Gas ) adalah Gas Alam yang terkompresi kedalam tabung (Tube), CNG memiliki nilai kepadatan 200:1 dan memiliki sifat fisik dan kimia yang sama dengan Natural Gas ( Gas Alam) karena waktu proses pengompresan tidak terjadi perubahan molekul-molekul kimia yang terkandung dalam Gas Alam tersebut, proses kompresi tersebut hanya menghilangkan liquid-liquid (air) yang terkandung dalam Natural Gas.

 
Gas Alam diminati banyak pihak, karena sifatnya yang mudah terbakar dan menghasilkan energi pembakaran yang sangat baik. Tidak seperti bahan bakar fosil pada umumnya, hasil pembakaran Gas Alam sangat bersih dan memiliki level pencemaran udara yang sangat rendah. Hal-Hal tersebut membuat peranan Gas Alam sangat penting dalam kehidupan manusia. 
Gas Alam umumnya didistribusikan melalui jaringan pipa khusus yang di bangun dari sumbernya hingga ketempat atau lokasi yang membutuhkannya. Semakin banyak yang membutuhkan, maka semakin panjang atau semakin banyak jaringan pipa yang dibangun. Hal tersebut mengakibatkan timbulnya kekurangan-kekurangan dari distribusi Gas Alam melalui jaringan pipa, yaitu :
  1. Investasi yang tinggi dikarenakan pembangunan pipa yang panjang sebagai media pendistribusian Gas Alam
  2. 1.      Distribusi yang tidak Flexibel sehingga tidak dapat menjangkau seluruh area yang membutuhkan Gas Alam
    3.      Lama nya pembangunan instalasi pipa yang akan didistribusikan ke pengguna Gas Alam
     
    Dengan adanya kekurangan-kekurangan dari distribusi Gas Alam melalui jaringan pipa, maka saat ini telah muncul teknologi distribusi Gas Alam yang lebih flexible yaitu distribusi Gas Alam dengan menggunakan Module tube dan mobile Cylinder (CNG) , saat ini di Indonesia khusus nya daerah jawa timur, jawa tengah, jawa barat dan ibukota jakarta sudah mulai familiar dengan penggunaan CNG sebagai bahan bakar alternatif pengganti bahan bakar SOLAR , LPG DLL menggingat semakin sulit mendapatkan bahan bakar tersebut.

    Kenapa kita harus menggunakan CNG 

    CNG (Compress Natural Gas) merupakan bahan bakar alternatif masa depan mengingat harga yang sangat murah dibandingkan bahan bakar lainya seperti Bensin, Solar, LPG, Batubara dan bahan bakar lainya, Bahan bakar seperti Solar dan Bensin yang dihasilkan dari minyak bumi tersebut semakin lama semakin berkurang bahkan study dunia menargetkan cadangan minyak bumi dunia akan habis pada abad ini sedangkan cadangan Gas Alam sangat banyak dan memungkinkan menjadi bahan bakar alternatif baru mengingat harga bahan bakar Solar dan Bensin semakin meningkat.
    oke cukup sekian pembahasan tentang CNG pada pertemuan berikutnya kita akan membahas mengenai penghitungan Penghematan penggunaan CNG dibanding menggunakan bahan bakar Lainya (Convertion betwen CNG other fuel)

    Terima Kasih